Di dunia dongeng, tepatnya kerajaan sriwijaya hiduplah Raja
yang arif dan bijaksana. Raja itu bernama Darya, didampingi oleh ratu yang
cantik jelita bernama puji. Raja dan Ratu dikaruniai seorang putri yang cantik
jelita. Diberinya nama putri astuti. Astuti tumbuh menjadi anak yang egois dan
manja. Dia tidak peduli terhadap rakyatnya dan hanya mementingkan diri
sorangan. Raja kemudian menemukan cara agar putrinya tidak sombong lagi.
Suatu hari Raja mengajak astuti mengunjungi kerajaan
tetangga. Disana astuti bermain dengan seorang anak yang cukup cantik sekali,
namun sepertinya dia bukan putri raja.
Dia berkenalan“Halo, nama saya erna.”
Sapa gadis cantik itu yang bernama erna.
“Nama saya astuti, Putri astuti” Kata astute
“Oh, senang bertemu
dengan anda, putri.”
erna tersenyum.
“Oh ya terserah kau. Ayah darya bilang, Raja mempunyai
seorang anak perempuan sebayaku, dimana dia?” Tanya astuti.
“Oh, saya tidak tau.” Jawab erna.
“erna…” tiba-tiba seorang Nenek yang bernama Onerah dengan
pakaian kucel and the kumel menghampiri mereka.
“oh ya ampun, Nenek… maaf aku lupa memasak buburnya.”kata
erna.
“Hahaha… tidak apa. Oh siapa gadis yang cantik ini?.”
Tanya Nenek onerah itu.
“Dia putri negara tetangga.” Ucap erna.
“Oh Cantiknya dia.” Sang Nenek onerah mengelus tangan
astuti.
Dan astuti tampak melihat tangannya dengan sapu tangan
setelahnya.
Setelah Nenek onerah
itu pergi astuti mulai bicara.
“Nenek itu kotor sekali.” Keluh astuti.
“Putri, makan malam sudah siap guys!” Kata seorang pelayan
kepada erna.
“oh, ya aku
menyusul.” Jawab erna.
“Ja… jadi… kamu putri itu?” erna tersenyum tipis.
“erna kamu kan seorang putri, kenapa mau melayani Nenek
onerah itu?” Tanya astuti penasaran
“kenapa? Ya… dia rakyatku, aku harus membantunya.” Jawab
erna singkat.
“Pernakah kau
berpikir jika kau ada di bagian mereka, menjadi rakyat terpencil namun
Pemerintah tidak menanggapimu? Bukankah itu tidak adil?” Tanya erna. astuti
tertegun.
Erna benar, selama ini ia egois terhadap rakyatnya. Masa
yang kerajaan kecil saja peduli terhadap rakyatnya? Sedangkan dia? Kerajaan
besar dan maju? Oh astuti merasa sangat bersalah astuti berjanji, ia akan
peduli pada rakyatnya mulai sekalang.Oke sampai disini ceritak
Created by Erna Puji Astuti

Comments
Post a Comment